Selasa, 16 Juni 2015



NAMA     : ANTONIUS TANDU 
NIM          : 2014330008
PRODI     : AGROTEKNOLOGI 
MK           : PENDIDIKAN PANCASILA (F)      
UJIAN      :  UAS
DOSEN    :  SUGENG RUSMIWARI





NO 4. PENDIDIKAN PANCASILA DI PERGURUAN TINGGI  HUBUNGAN DENGAN KOMITMEN UPAYA PEMBERANTASAN KORUPSI

ABSTRTAK
Upaya yang harus dilakukan untuk memberantas dan membasmi korupsi ini bukan hanya sekedar menggiatkan pemeriksaan, penyelidikan, dan penangkapan koruptor. Upaya pemberantasan korupsi juga bukan hanya sekedar dengan menggiatkan kampanye peningkatan nilai-nilai moral seseorang. Namun upaya korupsi harus secara mendalam menutup akar penyebabnya melalui ;
Negara melalui pemerintah harus melakukan perbaikan kondisi hidup masyarakat secara menyeluruh, terutama dalam konteks perbaikan ekonomi. Negara dalam hal ini bertanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup masyarakat, baik secara bathin maupun lahiriah, primer maupun sekunder, fisik dan non-fisik secara seimbang. Jika kehidupan masyarakat terus menerus didera dengan kemiskinan, maka keinginan untuk mencari jalan pintas demi memperkaya diri, akan terus muncul dan berkembang dalam pikiran masyarakat kita. Sebab masalah korupsi bukan hanya masalah penegakan dan kepastian hukum saja, namun masalah korupsi juga integral dengan masalah sosial, ekonomi dan politik.

Membangun sistem kekuasaan yang demokratis. Prilaku korup juga turut ditopang oleh sistem yang mendorongnya. Jika kekuasaan berwujud sentralistik, otoriter dan menindas, maka bukan tidak mungkin korupsi akan terus menerus terjadi. Kita memerlukan sebuah sistem pemerintahan yang demokratis, transparan, tidak anti kritik, serta meemiliki wujud penghormatan yang tinggi terhadap masyarakat sipi

Perbaikan sistem dan mutu pendidikan. Hal ini memungkinkan untuk menamankan prilaku yang bersih, jujur dan bertanggung jawab bagi siswa-siswa sekolah sedari dini. Prilaku pengajar para (dosen, guru, dan lain lain) juga harus ikut diperbaiki. Selama ini, tak jarang dari para pengajar tersebut memberikan contoh yang buruk kepada anak didiknya yang bisa jadi kelak akan diadopsinya dalam kehidupan sehari-hari. Semisal jual ijazah dan nilai, bisnis buku/modul pelajaran, pungutan liar hingga cara mengajar yang kaku, otoriter dan cenderung menekan anak-anak didiknya. Jika hal tersebut di atas tidak mampu kita praktekkan secara serius, maka tidak ada jaminan bahwa prilaku korup masyarakat Indonesia akan hilang dengan sendirinya. Bisa jadi justru akan semakin subur tanpa dapat kita hentikan bersama-sama.



  ****SEKIAN****


Senin, 18 Mei 2015




1.      ABSTRAK                   
                                                                ABSTRAK
                NAMA   : ANTONIUS TANDU
                  NIM     : 2014330008
                              PRODI : AGROTEKNOLOGI (F)
                              MK       : DASAR ILMU TANAH



Langkah pertama adalah perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi. Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih.Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu, meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap aspek kehidupanmu.
 Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat. Itu artinya Anda harus    melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda. Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukantingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri.
Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu. Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka iaakan berhasil mengendalikan dan   memanipulasi seluruh kehidupanmu.Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan.
Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi...Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya  dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini. Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu selama ini,atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang.





3.      ABSTRAK                   
                                                                ABSTRAK
                NAMA   : ANTONIUS TANDU
                  NIM     : 2014330008
                              PRODI : AGROTEKNOLOGI (F)
                              MK       : DASAR ILMU TANAH



Langkah pertama adalah perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi. Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih.Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu, meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap aspek kehidupanmu.
 Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat. Itu artinya Anda harus    melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda. Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukantingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri.
Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu. Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka iaakan berhasil mengendalikan dan   memanipulasi seluruh kehidupanmu.Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan.
Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi...Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya  dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini. Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu selama ini,atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang.
Langkah ke lima adalah temukan  kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun
Kita harus bersikap :" Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana." Kita semua menghadapi tantangan dalam hidup ini . KIta semua pasti mengalami hal-hal yang datang menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.
Langkah ke enam adalah memberi dengan sukacita. Salah satu tantangan terbesar  yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri. Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita, Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita,  namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri. Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.

Langkah ke tujuh adalah memilih untuk berbahagia hari ini. Anda tidak harus menunggu sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan  sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu,sekarang juga !


Kamis, 30 April 2015

NAMA     : ANTONIU TANDU
NIM         : 2O14330008
PRODI    : AGROTEKNOLOGI
MK          : PENDIDIKAN PANCASILA (F)
TUAS      : UTS



3.     ABSTRAK
ABSTRAK
Nilai Pancasila, sila Ketuhanan Yang Maha Esa, Lembaga Pemasyarakatan Pancasila merupakan dasar negara dan pandangan hidup bangsa, karena itu nilai-nilai Pancasila merupakan norma dasar bernegara, acuan hidup, pedoman hidup dan way of life dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara. Sudah seharusnya nilai-nilai Pancasila diterapkan dalam hidup dan kehidupan sehari-hari (action) baik sebagai warga negara maupun sebagai penyelenggara negara. Nilai-nilai Pancasila merupakan satu kesatuan-bulat, utuh (holistik) namun demikian sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa merupakan “moral basic” bagi sila-sila yang lain. Manusia Indonesia adalah manusia yang beriman dan bertakwa, menerapkan sikap saling menghormati dan bekerja sama , membina kerukunan hidup, toleransi terhadap keyakinan yang berbeda, tidak memaksakan keyakinan pada pihak lain. Penanaman nilai-nilai Pancasila sila pertama merupakan hal yang fundamental, tanpa mempunyai arti penting sila-sila yang lain. Hal itu berlaku dan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui penerapan nilai Pancasila sila Ketuhanan Yang Maha Esa di Lembaga Pemasyarakatan , kendala-kendala yang dihadapi pada penerapan nilai Pancasila sila Ketuhanan Yang Maha Esa, dan upaya yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan  untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa paparan pembinaan yang diberikan oleh Lembaga Pemasyarakatan  yang mencerminkan nilai Pancasila sila Ketuhanan Yang Maha Esa,kendala-kendala yang dihadapi dan upaya untuk mengatasi kendala-kendala tersebut selama pembinaan berlangsung. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan kegiatan trianggulasi data.


                             ********  SEKIAN*********